Teknik sablon kaos

Dalam Industri sablon kaos , banyak sekali teknik-teknik yang digunakan. Ada pengusaha sablon kaos yang menggunakan beberapa teknik dalam menjalankan usahanya, namun ada pula yang hanya menggunakan satu teknik sablon saja, biasanya untuk pembisnis kaos sablon rumahan. Sebenarnya sih sangat sederhana sekali untuk menetapkan teknik mana yang paling pas untuk digunakan, karena masing2 teknik ini kegunaannya berbeda-beda dilihat dari segi banyaknya warna yang akan di cetak, waktu, jumlah produksi dan tentunya biaya yang dibutuhkan. Adapun beberapa teknik yang sering digunakan para penyablon, antara lain :

Teknik sablon kaos dengan kain saring

Teknik ini adalah teknik yang paling sering digunakan dalam dunia percetakan sablon kaos. Dan saya yakin masih banyak yang menggunakan teknik ini dalam menyablon. Dengan memakai screen atau kain saring untuk mencetak warna desain ke kaos, 1 screen 1 warna. Jadi, apabila anda mau menyablon tulisan/gambar dengan desain 3 warna , maka anda harus memakai 3 screen.  Teknik sablon ini menghasilkan sablonan yang berkualitas tinggi, lebih terlihat professional dan tahan untuk waktu yang cukup lama. Namun, banyak yang beranggapan bahwa teknik ini akan menghasilkan sablonan yang berantakan. Oleh karena itu, dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menggunakan teknik screen ini.

Teknik sablon kaos DTG

Teknik sablon kaos dengan menggunakan screen ini sudah banyak di ketahui orang, maka teknik sablon yang satu ini terbilang masih sangat baru muncul di dunia pensablonan Indonesia. Yaitu Teknik  DTG. Printernya terbilang mahal. Tapi bisa dijamin, bahwa kualitas sablon-nya sangat baik. Dengan menggunakan DTG, desain bisa langsung dicetak ke media seperti kaos, casing laptop dan lain-lain. Jika anda mempunyai desain dengan warna yang full color dan warna yang unlimited / tidak terbatas, pastinya akan sulit jika dikerjakan dengan menggunakan teknik screen, maka dengan menggunakan DTG hal tsb bisa di kerjakan dengan mudah. Merupakan pilihan yang pas untuk mencetak foto dengan gambar yang sangat spesifik. Namun, teknik DTG ini juga memiliki kelemahan yaitu tidak bisa mencetak di bahan yang berwarna dasar hitam.

Teknik sablon kaos heat press tranfer paper

Pilihan yang satu ini merupakan pilihan terbaik untuk bisnis sablon kaos sekala kecil atau rumahan. Het Press Transfer ini menggunakan energi panas dan tinta transaparan yang dibuat khusus dan dicetak diatas kertas Inkjet paper sebelum di transfer ke kaos dengan memakai mesin press ini.  Gambar dengan konten full color dan kualitas yang tinggi pun bisa dicetak memakai Heat press transfer. Keuntungan lainnya adalah prosesnya yang gesit dan praktis, tetapi mempunyai kelemahan yang sama dengan DTG yaitu hanya bisa di sablon di kaos yang berwarna terang saja.

Teknik sablon kaos heat transfer vinyl

Nah, mesin yang satu ini sangat cocok untuk mencetak huruf-huruf di kaos, pemesanan dalam skala kecil, nama band, klub sepakbola dll. Mesin Vinyl ini dipakai untuk memotong kertas vinyl warna tertentu. Hasil potongan vinyl ini kemudian di rekatkan ke kaos dengan memakai mesin Heat press transfer. Mesin Vinyl ini tidaklah cocok untuk produksi masal atau skala besar.

Selain teknik – teknik sablon kaos di atas ada pula beberapa teknik lain seperti plastisol, foil flocking dll. Adapaun mengenai teknik lainnya akan kita bahas di pembahasan teknik sablon kaos di website sablon kaos murah selanjutnya.

This entry was posted in Teknik sablon and tagged . Bookmark the permalink.